Desa Bahaur Hilir adalah desa yang sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda, Sayang tidak ada catatan sejarah yang bisa menjadi acuan mengenai kapan dan bagaimana asal mula terbentuknya desa Bahaur Hilir, hanya yang diketahui bahwa dulunya ada beberapa orang atau keluarga yang membuka hutan diwilayah pesisir sungai Kahayan ini untuk lahan bertani dan pemukiman.
Namun nama desa Bahaur Hilir itu sendiri menurut cerita berasal dari nama tanaman pohon bambu (haur) yang dulunya banyak terdapat di desa dan karena letak desa berada paling ujung muara atau bagian hilir Sungai Kahayan maka disebutlah menjadi desa Bahaur Hilir.
Dikarenakan kurangnya informasi dari para tetua kampong dan dokumen pendukung yang hampIr tidak ada mengenai pembentukan Desa Bahaur Hilir, maka hari jadi Desa Bahaur Hilir pun tidak pernah ditetapkan. Kembali mengutip dari penuturan para tetua kampong Sekitar tahun 1956 Bahaur Hilir di bentuk menjadi sebuah desa oleh Pemerintahan Kabupaten Kapuas dan saat ini sudah berubah menjadi bagian wilayah Kabupaten Pulang Pisau karena terjadinya pembentukan kabupaten baru.
Pada tahun 2007 bulan Maret terjadi pemekaran desa Bahaur Hilir menjadi 2 (dua) desa yaitu Desa Bahaur Hilir dan Desa Tanjung Perawan dan kemudian pada tahun 2010 kembali terjadi pemekaran wilayah desa Bahaur Hilir menjadi sebuah desa dan kelurahan yaitu desa Bahaur Hilir dan Kelurahan Bahaur Basantan. Pemekaran tersebut bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat serta pembangunan yang semakin maju dan merata.